“Kami Tak Akan Diam”
“Kami Tak Akan Diam”
Kami tak lahir untuk berdiam diri
di balik meja rapat dan berkas-berkas keputusan.
Kami lahir untuk bergerak —
menyalakan bara di tengah gelap,
menegakkan keadilan di tengah bising kepentingan.
Kami bukan alat kekuasaan,
tapi penjaga arah bangsa.
Kami bukan bidak dalam permainan politik,
tapi tiang yang menyangga berdirinya republik.
Ketika janji-janji kekuasaan saling berbenturan,
kami tetap memilih berpihak:
bukan pada penguasa,
tetapi pada rakyat yang memanggul harapan.
Kami tak takut menghadapi badai,
karena nurani lebih kuat dari tekanan.
Kami tak gentar menatap kekuasaan,
karena kebenaran lebih tinggi dari ketakutan.
Kami akan berbicara jujur
meski suara kami tak disukai.
Kami akan bekerja tanpa henti
meski hasilnya tak selalu terlihat.
Kami akan berdiri tegak
ketika banyak memilih untuk membungkuk.
Di hadapan segala godaan dan ancaman,
kami bersumpah:
tak akan menjual integritas demi jabatan,
tak akan menukar prinsip demi pujian.
Biarlah kekuasaan silih berganti,
kami tetap satu dalam pengabdian.
Biarlah arus kepentingan datang dan pergi,
kami tetap kokoh menjaga negeri.
Sebab kami —
adalah KORPRI!
Adalah denyut nadi negara yang tak boleh berhenti!
Adalah penjaga akal sehat republik ini,
yang bekerja bukan demi nama,
tetapi demi makna:
rakyat sejahtera, keadilan terwujud,
dan Indonesia selamanya tegak berdiri!
di balik meja rapat dan berkas-berkas keputusan.
Kami lahir untuk bergerak —
menyalakan bara di tengah gelap,
menegakkan keadilan di tengah bising kepentingan.
Kami bukan alat kekuasaan,
tapi penjaga arah bangsa.
Kami bukan bidak dalam permainan politik,
tapi tiang yang menyangga berdirinya republik.
Ketika janji-janji kekuasaan saling berbenturan,
kami tetap memilih berpihak:
bukan pada penguasa,
tetapi pada rakyat yang memanggul harapan.
Kami tak takut menghadapi badai,
karena nurani lebih kuat dari tekanan.
Kami tak gentar menatap kekuasaan,
karena kebenaran lebih tinggi dari ketakutan.
Kami akan berbicara jujur
meski suara kami tak disukai.
Kami akan bekerja tanpa henti
meski hasilnya tak selalu terlihat.
Kami akan berdiri tegak
ketika banyak memilih untuk membungkuk.
Di hadapan segala godaan dan ancaman,
kami bersumpah:
tak akan menjual integritas demi jabatan,
tak akan menukar prinsip demi pujian.
Biarlah kekuasaan silih berganti,
kami tetap satu dalam pengabdian.
Biarlah arus kepentingan datang dan pergi,
kami tetap kokoh menjaga negeri.
Sebab kami —
adalah KORPRI!
Adalah denyut nadi negara yang tak boleh berhenti!
Adalah penjaga akal sehat republik ini,
yang bekerja bukan demi nama,
tetapi demi makna:
rakyat sejahtera, keadilan terwujud,
dan Indonesia selamanya tegak berdiri!
Comments
Post a Comment