Search This Blog
PUISI ESAI. Aku bukan penyair, hanya pencari makna yang menulis agar tidak hilang. Puisi-esai bagiku adalah jembatan antara rasa dan nalar, antara luka dan harapan. Lewat kata, aku belajar memahami dunia, mencintai dengan tenang, dan menerima dengan ikhlas. Di sini aku menulis—bukan untuk dikenal, tapi untuk mengingat bahwa hidup pun adalah puisi.
Posts
Showing posts from October, 2025
“Di Persimpangan Senja: Antara Damai dan Bakti”
- Get link
- X
- Other Apps
“Tiga Sumpah di Bawah Langit Merah Putih”
- Get link
- X
- Other Apps
"Pergilah Sejauh Ilmu, Kembalilah Sedalam Manusia”
- Get link
- X
- Other Apps
”Dalam Riuh Kota, Dengarlah Bisikan Langit”
- Get link
- X
- Other Apps
“Di Antara Jalur Cepat dan Jalur Sunyi”
- Get link
- X
- Other Apps
“Ridha, Barokah, dan Rezeki yang Dipertanyakan”
- Get link
- X
- Other Apps
“Renungan Seorang Pencinta yang Belum Tulus”
- Get link
- X
- Other Apps
“Pertolongan Itu Lebih Dekat dari Nafasmu”
- Get link
- X
- Other Apps
”Khusyuk: Jalan Pulang yang Tak Pernah Lurus”
- Get link
- X
- Other Apps