“Pertolongan Itu Lebih Dekat dari Nafasmu”
“Pertolongan
Itu Lebih Dekat dari Nafasmu”
—Kedekatan Allah di Tengah Ujian—
—Kedekatan Allah di Tengah Ujian—
Saat hidup seperti malam yang tak selesai,
dan matamu lelah menunggu fajar,
jangan buru-buru berkata:
“Allah jauh.”
Karena bisa jadi,
yang jauh adalah hatimu,
bukan Dia.
Tidakkah kau dengar?
“A-laa inna nasrullahi qoriib.”
Ketahuilah — pertolongan Allah itu dekat.
(QS. Al-Baqarah: 214)
Dekat bukan selalu cepat,
dan tidak selalu berbentuk jalan keluar.
Kadang ia hadir
sebagai sabar yang tak kau punya,
atau sujud yang terasa lebih dalam dari biasanya.
Para kekasih Allah berkata:
“Tuhan tak menunda karena lupa,
tapi karena Dia ingin menemuimu
lebih dalam dari sekadar permintaanmu.”
Maka jika bebanmu tak segera hilang,
jangan anggap itu hukuman.
Barangkali, itu adalah pintu,
yang hanya terbuka bagi
mereka yang mengetuk dengan air mata.
Pertolongan Allah…
bisa jadi bukan menjauhkanmu dari ujian,
tapi menguatkanmu sampai ujian itu
tak lagi menakutkan.
Dan jika kau merasa sendiri,
ingatlah:
Ya Shami. Yang Maha Mendengar tidak pernah tidur.
Jadi tunggulah,
dengan sabar yang halus,
dengan doa yang jujur,
dengan iman yang terus bertunas.
Sebab terkadang,
yang kau kira penundaan,
adalah cara Allah mempersiapkan
bentuk pertolongan
yang lebih dalam,
lebih indah,
dan lebih engkau butuhkan
daripada yang pernah kau minta.
ⒷⒽⓌ
Comments
Post a Comment