FASE IV — AKHLAK & KEPEDULIAN SOSIAL
FASE IV — AKHLAK & KEPEDULIAN SOSIAL
Iman yang hidup dalam tindakan
Hari 16 – Empati terhadap Fakir dan Lapar
Wejangan untuk Jiwa yang Mencari
Wahai jiwa yang mencari,
lapar yang kau rasakan di siang hari
akan segera berakhir saat senja tiba.
Namun ketahuilah,
tidak semua lapar memiliki waktu berbuka.
Ada perut yang kosong
tanpa jadwal,
tanpa hidangan,
tanpa kepastian.
Dan puasa memperkenalkanmu
pada rasa itu
bukan agar engkau mengasihaninya dari jauh,
melainkan agar engkau mendekatinya dengan hati.
Empati bukan sekadar iba.
Ia adalah kesediaan untuk merasakan,
meski sebentar,
apa yang orang lain tanggung setiap hari.
Puasa membuatmu lemah
agar engkau tidak memandang ke bawah
dari ketinggian yang palsu.
Wahai jiwa,
fakir bukan hanya yang tak punya harta,
tetapi juga yang tak terdengar suaranya.
Mereka sering hadir di sekitarmu
tanpa pernah meminta,
tanpa mampu menjelaskan keletihan hidupnya.
Empati mengajarimu
untuk melihat yang tak terlihat.
Jangan biarkan pengalaman laparmu
berhenti pada dirimu sendiri.
Biarkan ia melembutkan caramu berbicara,
merendahkan caramu menilai,
dan memperluas caramu memberi.
Satu suapan yang kau bagikan
mungkin kecil bagimu,
tetapi bisa menjadi harapan
bagi jiwa yang hampir menyerah.
Wahai jiwa,
Allah tidak meminta
agar engkau menyelesaikan semua kesenjangan,
tetapi agar engkau tidak menutup mata
seolah semua baik-baik saja.
Iman yang hidup
tidak tega berjalan sendiri
di tengah banyak yang tertinggal.
Jika hari ini engkau bersyukur atas rezekimu,
sempurnakanlah syukur itu
dengan berbagi.
Karena nikmat yang disimpan rapat
mudah berubah menjadi beban,
sedangkan nikmat yang mengalir
akan menjaga hatimu tetap lapang.
Maka di hari keenam belas ini,
biarkan laparmu berbicara
dalam bentuk kepedulian.
Ulurkan tanganmu,
ringankan langkah orang lain,
dan izinkan imanmu
menjelma menjadi perbuatan.
Teruskan perjalananmu, wahai jiwa.
Saat hatimu mampu merasakan lapar orang lain,
imanmu telah melangkah
keluar dari sajadah
menuju kehidupan.
ⒷⒽⓌ
Comments
Post a Comment