Hari 17 – Sedekah: Memberi tanpa Kehilangan
Hari 17 – Sedekah: Memberi tanpa Kehilangan
Wejangan untuk Jiwa yang Mencari
Wahai jiwa yang mencari,
jangan takut miskin karena memberi.
Yang membuatmu sempit bukan kekurangan,
melainkan rasa takut kehilangan
atas sesuatu yang sejak awal
bukan milikmu.
Sedekah adalah rahasia Allah
yang diletakkan di tangan manusia.
Engkau memberinya kepada sesama,
namun sesungguhnya ia kembali kepadamu
dengan cara yang tak selalu kau sadari.
Memberi bukan soal banyak atau sedikit,
tetapi soal melepaskan.
Saat tanganmu terbuka,
hatimu ikut lapang.
Dan di sanalah keajaiban bekerja:
apa yang dilepas justru menjaga jiwamu
dari beku oleh kepemilikan.
Wahai jiwa,
sedekah tidak selalu berupa harta.
Ia bisa berupa waktu yang kau sisihkan,
tenaga yang kau ulurkan,
atau senyum yang kau berikan
tanpa menunggu balasan.
Setiap kebaikan yang lahir dari keikhlasan
adalah sedekah.
Jangan meremehkan pemberian kecil.
Bagi yang menerima,
ia bisa menjadi pertanda
bahwa Allah masih memperhatikannya.
Dan bagi yang memberi,
ia bisa menjadi pintu rahmat
yang lama tertutup.
Sedekah yang paling tinggi
adalah yang tidak membuatmu merasa berjasa.
Engkau memberi
lalu melupakannya,
sementara Allah mencatatnya
dengan teliti.
Apa yang kau lupakan,
Dia jaga.
Maka wahai jiwa,
jika hari ini engkau ragu untuk memberi,
ingatlah:
yang benar-benar aman
bukan apa yang kau simpan,
tetapi apa yang kau titipkan kepada Allah.
Di hari ketujuh belas ini,
biarkan sedekah menjadi latihan percaya.
Berikan tanpa rasa kehilangan,
karena apa pun yang diberikan
di jalan-Nya
tak pernah benar-benar pergi.
Teruslah melangkah, wahai jiwa.
Saat tanganmu memberi,
hatimu sedang diselamatkan.
ⒷⒽⓌ
Comments
Post a Comment