Tembok yang Tak Terlihat

Tembok yang Tak Terlihat


Kita sering bertanya,
mengapa negeri ini berjalan pelan
padahal tanahnya subur,
lautnya luas,
dan rakyatnya tak pernah kekurangan daya juang.

Lalu para ahli menunjukkan angka.

Inflasi.
Defisit.
Suku bunga.
Nilai tukar.

Semua penting.

Namun ada sesuatu yang tak tercatat
di lembar statistik mana pun:

sebuah tembok yang tak terlihat.

Namanya oligarki.

Ia tak selalu duduk di singgasana,
namun sering menentukan ke mana singgasana menghadap.

Ia tak selalu menulis undang-undang,
namun sering menentukan siapa yang memegang pena.

Dan di celah-celah tembok itu
tumbuh akar-akar panjang:

mafia perizinan,
mafia anggaran,
mafia proyek,
mafia sumber daya.

Akar yang menyerap bukan air,
melainkan masa depan.

Korupsi bukan sekadar uang yang dicuri.

Korupsi adalah jalan yang tidak jadi dibangun.
Adalah sekolah yang kehilangan mutu.
Adalah rumah sakit yang kehilangan alat.
Adalah anak muda cerdas yang kehilangan kesempatan.

Korupsi adalah kemiskinan yang diproduksi secara sistematis.

Maka jangan heran
jika ekonomi tumbuh tetapi tak melompat.

Karena sebagian tenaga bangsa
habis bukan untuk berlari ke depan,
melainkan untuk memberi makan parasit yang menempel.

Negeri ini sesungguhnya tidak kekurangan modal.

Yang kurang adalah keadilan dalam mengalirkan modal.

Tidak kekurangan sumber daya.

Yang kurang adalah keberanian memutus rantai rente.

Tidak kekurangan orang pintar.

Yang kurang adalah ruang bagi mereka
untuk menang tanpa harus bersekutu dengan kekuasaan.


Tetapi sejarah memberi harapan.

Tak ada oligarki yang abadi.

Tak ada mafia yang lebih kuat dari kesadaran rakyat.

Tak ada korupsi yang mampu bertahan selamanya
ketika integritas menjadi budaya,
bukan sekadar slogan.

Sebab pada akhirnya,

bangsa tidak runtuh karena miskin.

Bangsa runtuh ketika segelintir orang
merasa negeri ini miliknya.

Dan bangsa bangkit kembali
ketika rakyat sadar:

bahwa republik ini
bukan warisan para penguasa,

melainkan titipan bagi generasi yang belum lahir.

ⒷⒽⓌ

Comments

Popular Posts